4 Cara buka Puasa anti galau di Perantauan bagi calon MaBa

2 comments
Rumah itu asyik ya? Akan selalu ada kerinduan untuk kembali pulang. Maka tak ayal home sweet home selalu diucap para perantau. Segemerlap apapun kota lain, se-enak apapun makanan di tempat lain, dan semapan apapun berkarir di pusaran lain rasa rindu untuk pulang akan selalu membuncah sebab rindu memang datang tanpa diundang. Ia hadir sebagai gejolak ketika jarak membentang dan bertembok kesempatan yang sulit tersedia? Yupz itulah rindu. Maka siapapun kamu yang ingin melanjutkan study di perguruan Tinggi tapi khawatir hidup susah di perantauan apalagi ketika di bulan Ramadan kuliah tetap aktif serasa Makin nyesek ya hehehe sahur sering kebablasan, buka puasa sangat sederhana, tugaspun menumpuk, dan sering kere karena beragam macam pengeluaran.

Don't worry please be happy berikut 4 Cara special buat calon mahasiswa dan adek-adek MaBa (Mahasiswa Baru) yang Akan bikin kegalauanmu minggat sebelum perang dan akan semakin semangat berjuang.

Aktif berorganisasi
Percayalah! Dunia kampus tidaklah hanya di huni oleh kamu seorang yang mengenyam pendidikan dengan kondisi LDR-an dengan sang darling upz maksudnya sang rumah beserta penghuninya. Jadi kegalauan tidak Akan dirasakan seorang diri. Artinya banyak teman-teman senasib yang sama-sama menghapus penderitaan menjadi sebuah kebahagiaan yang akan terkenang manis kelak. Maka aktif berorganisasi baik di Fakultas, UKM dan Universitas akan memberi warna dan kesan Tak terlupakan. Apalagi masing-masing organisasi ini memiliki program kerja tersendiri salah satunya seperti santunan anak Yatim di bulan Ramadan. Asyik bukan? Jika tidak Ada acara begini, setidaknya akan sama-sama saling peduli.
Pengalaman pribadi; kadang kami buka puasa dari rumah per rumah lhooo sesuai tempat tinggal teman-teman yang bisa dijangkau dengan kampus. Sekalian silaturahmi hehe syukur-syukur kalau bisa berkunjung ke destinasi wisatanya. Ajib bukan?

HMJ Pyrliants English department on agenda

Part time job
Bagian ini merupakan salah satu jalan membangun  networking atau Relasi yang berpenghasilan. Semakin banyak memiliki kawan insyaallah Makin mudah menjalani hidup guys. Kuliah sambil part time job tidak akan merugi karena Kita Akan dituntut untuk memaksimalkan waktu sebaik-baiknya. Hidup pun akan mandiri. Dan syukur-syukur kalau mendapatkan bonus di bulan penuh berkah ini minimal traktiran buka puasa kan? Udah gitu di ajak di resto ternama lagi oleh atasan hehehe.

Guru muda lembaga Al-Amien Kowel Pamekasan

Jangan putus hubungan dengan suku, ras, dan agama
Carilah bagianmu. Saudara satu ras, satu suku, apalagi seagama. Seseorang pasti butuh yang namanya bersosialisasi, berhubungan dengan yang namanya manusia. Tetap jaga hubungan dengan kawan dari kota yang sama, sekolah asal, dan ikatan-ikatan yang pernah memiliki tempat satu proses. Dengan begitu, rezeki insyaallah tidak akan macet. Jika lebih nyaman dengan orang baru di lingkungan baru, it's doesn't matter. Agenda meet up dan BukBer pun akan menjadi seru yang terpenting jangan pernah putus hubungan dengan siapapun

Sumber: FKMSB Wilayah Yogyakarta

Rajin ke Masjid
Inilah solusi termudah bagi kamu yang introvert dan yang hidup sangat pas-pasan di rantauan. Buka puasa pasti tetap uenak sambil lalu menunaikan ibadah sholat tarawih hehehe.

So buat adek-adek calon mahasiswa Baru jangan takut kuliah jauh dari rumah ya. Niatkan segala kegiatan ibadah lillah insyaallah berkah. Jika pembaca berkenan share tips yang lain with pleasure.
Ovi RoRo
An ordinary female from Indonesia who prefer write as lifestyle blogger, she proud to be Muslimah and trying to tell something to her own podcast "24 hours with Oviroro"

Related Posts

Comments

  1. Saya juga pernah berpuasa dan merayakan hari raya di perantauan. Sedih bangey, mbak. Hiks. Untung nemu teman-teman sedaerah jadi bisa saling menguatkan.

    ReplyDelete

Post a Comment

Subscribe Our Newsletter