The journal of life

write to spread a love, theraphy healing, and to safe every single moment for make it lasting

INI DIA FAKTA MENARIK DARI BUYA HAMKA; KETUA UMUM MUI PERTAMA INDONESIA

Post a Comment
siapa sih yang gak familiar dengan Buya HAMKA? Sosok ulama Muhammadiah, tokoh Masyumi, dan ketua umum pertama MUI Indonesia yang berpengaruh dalam perkembangan Islam saat  era order baru. Kegigihannya membela Islam, tegas dalam hal akidah, banyak melahirkan karya membuat beliau tidak pernah sepi diperbincangkan. Berikut fakta menarik dari Buya HAMKA.



1. Hamka bukan nama panggilan
Nama asli beliau adalah Abdul Malik putra dari kiai besar pada masanya asal Sumatera barat yaitu syeikh Abdul Karim Amrullah. Setelah beliau menunaikan ibadah haji di tanah suci, kemudian menuliskan sendiri namanya yaitu, Haji Abdul Malik Karim Amrullah dengan akronim HAMKA yang populer menjadi panggilan beliau hingga kini.

2. Memiliki saudara beda kiblat
Abdul Wadud Karim Amrullah (AWKA) atau nama baratnya Willy Amrull adalah saudara sebapak beda ibu dengan HAMKA. Meski termasuk lahir dalam keluarga agamis dan memiliki latar belakang keislaman yang kuat, namun hidayah tidak diperuntukkan berdasarkan keturunan. Maka tertakdir AWKA merubah layar hidupnya 360°  memeluk agama Kristen sebab perempuan. Posisi sebagai pendeta, menjadi keharusan baginya untuk menyebarkan ajaran Kristus tak terkecuali di kampung halamannya sebagai utusan dari lembaga misionaris Kristen Amerika.

3. Memiliki kebesaran hati
Dua tahun empat bulan lamanya Buya Hamka mendekam dibalik jeruji besi atas tuduhan orang yang dekat dan beliau kagumi, yaitu Soekarno. Tuduhan pelanggaran yang mustahil dilakukan itu adalah UU anti subversif penpres no 11, tepatnya tuduhan perencanaan pembunuhan terhadap presiden pertama RI. Namun keberadaan beliau dalam tahanan tidak mengekang pemikirannya untuk tetap produktif menulis hingga lahirlah karya terbesarnya tafsir Al-azhar. Malah putranya, Rusdy Hamka menuturkan bahwa: menyelesaikan tafsir Al-Azhar sama dengan menyelesaikan tugas hidupnya. Kebesaran hati beliau nampak dari bagaimana sikap buya saat menerima wasiat untuk menjadi imam sholat jenazah bung karno. Sungguh mulia bukan?

Sumber bacaan:
BUYA HAMKA: memoar perjalanan hidup sang ulama.
Karya: Yanuardi Syukur & Arlena Ara Guci

Nb: tulisan receh ini hanya sebagai refleksi dari buku yang sudah dibaca untuk memulihkan otak saat lupa nanti. Syukur-syukur bisa bermanfaat untuk orang lain🙃


Ovi RoRo
Indonesian | Muslimah | Blogger | Podcaster | Academician | Madura Island | Dewata Island.

Related Posts

Comments

Subscribe Our Newsletter